Silaturahmi
berasal dari dua kata, yaitu silah yang berarti ikatan dan rahmi yang berarti
kasih sayang... jadi silaturahmi dapat diartikan sebagai ikatan kasih sayang. Lebih
luas lagi silaturahmi dapat diartikan sebagai hubugan kasih sayang, tolong
menolong, berbuat baik, dan berkunjung. Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang merasa senang bila dimudahkan rezekinya dan dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung tali silaturahmi."(HR. Muslim)
Dalam
menjalin silaturahmi, tentunya setiap orang membutuhkan sebuah wadah/ tempat
untuk bertemu, berkumpul, berbincang-bincang dan sebagainya. Wadah ini disebut
dengan ruang. Berbicara mengenai ruang, tentu saja hal ini sangat erat
kaitannya dengan dunia arsitektur.
Bukankah arsitektur merupakan seni menata ruang, yaitu ruang yang dirancang guna memenuhi kebutuhan manusia dalam melakukan aktifitasnya. Singkat kata arsitektur dari manusia untuk manusia.
Bukankah arsitektur merupakan seni menata ruang, yaitu ruang yang dirancang guna memenuhi kebutuhan manusia dalam melakukan aktifitasnya. Singkat kata arsitektur dari manusia untuk manusia.
Sebagai
seorang arsitek, dalam merencanakan ruang hendaknya memperhatikan 3 aspek
kebutuhan manusia, yaitu;
- Aspek biologis, memenuhi kebutuhan biologis seperti mewadahi fungsi ruang-ruang sesuai dengan kebutuhan pengguna ruang. Contoh; manusia membutuhkan tidur dan arsitek merancang kamar tidur, makan dengan memenuhi kebutuhan akan ruang makan, mandi dengan memenuhi kebutuhan akan kamar mandi dan sebagainya.
- Aspek psikologis, memenuhi kebutuhan psikologis seperti merancang ruang dengan memperhatikan estetika sehingga pengguna merasa bahagia berada di ruangan tersebut.
- dan aspek sosial, memenuhi kebutuhan manusia untuk melakukan interaksi dengan sesamanya (bersilaturahmi) dengan menyediakan ruang-ruang publik.
Pada
lingkup yang lebih besar lagi seperti perkotaan, untuk mewadahi interaksi
sosial manusia, tentunya perlu adanya ruang-ruang terbuka hijau seperti taman
kota. Faktanya kini, kebanyakan orang mengabaikan manfaat dari ruang terbuka hijau
itu sendiri, hal ini dibuktikan dengan banyaknya ruang-ruang terbuka hijau yang
dimusnahkan, berganti menjadi deretan ruko, mall, hotel, apartemen dan
bangunan-bangunan lainnya.
Rasulullah saw bersabda, "Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan dimana bagiannya saling menguatkan bagian yang lain." (HR. Muslim)
Rasulullah saw bersabda, "Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan dimana bagiannya saling menguatkan bagian yang lain." (HR. Muslim)
Jadi,
mulai sekarang marilah kita menggiatkan diri dalam hal menjalin hubungan
silaturahmi... dan sebagai seorang arsitek mari merencanakan ruang-ruang sebagai
wadah silaturahmi untuk saling mengenal, bersosialisasi agar senantiasa
bermanfaat dan menjadi rahmatan lil’alamin, sehingga nantinya arsitektur
dapat membentuk kepedulian kita terhadap sesama dan persaudaraan semakin
terjalin indah diantara kita J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar