Rabu, 25 Desember 2013

Survey ke Sabang

Sabtu 21 Desember aku berangkat ke Sabang bersama adik dan sahabatku... sebenarnya keputusan untuk berangkat ke Sabang begitu mendadak... awalnya bimbang antara jadi atau tidak... barulah pagi itu kuputuskan untuk berangkat, mengingat deadline seminarku semakin dekat :( ya mau gimana lagi... datanya harus diburu...

Siang itu, langit Banda Aceh begitu terik... kami tiba di pelabuhan Ulee Lheu pukul 14.30 WIB. Setelah mengantri sekitar sejam lebih di pelataran parkiran kendaraan, barulah kami diperbolehkan untuk menaiki kapal. Awalnya kapal melaju dengan tenang, hingga tiba di tengah samudera hindia, kurang lebih posisi kapal diantara daratan Banda Aceh dan Sabang... langit mulai mendung dan angin bertiup kencang... mulailah kapal oleng bergerak ke kiri dan ke kanan, membuatku merasa mual :( ini pengalaman pertamaku berlayar dengan cuaca yang tidak bersahabat...
panik sih enggak... tapi pusingnya itu yang ga tahan... mau ke wc aja jalan sempoyongan kayak orang mabuk.... hahaaaaaa

Saat pulau Weh mulai terlihat dekat, angin berhembus semakin kencang, ombak kian tak tenang... dari laut muncul segerombolan lumba-lumba yang melompat kesana kemari seakan sedang mengawal lajunya kapal... ini benar-benar pengalaman yang menakjubkan :D sudah beberapa kali ke Sabang...baru kali ini melihat lumba-lumba (sampai tercengang dibuatnya). Sayangnya momen ini tak sempat diabadikan, karena bb kehabisan batre dan kameraku ketinggalan di bawah jok motor *nyesel*

Malam itu... sesampainya di kota Sabang, hujan turun disertai dengan suara petir yang menggelegar... aku terus berdoa dan berharap hujan reda, agar keesokan harinya perjalanan menuju Iboih menggunakan sepeda motor berjalan lancar... Namun kenyataan tak sesuai harapan :( Minggu 22 Desember, langit Sabang gelap dan hujan tak berhenti turun hingga membasahi tanah dan membuat jalanan menjadi licin. Tapi perjalanan tak bisa ditunda, karena keesokan harinya tanggal 23 sudah diagendakan sebagai jadwal kepulangan, jadi mau tak mau... kami harus terus menyusuri jalanan sembari diguyur hujan, menaiki tanjakan demi tanjakan, dan setiap kali melalui turunan yang disertai tikungan tajam rasanya jantung mau copot. Perjalanan yang sungguh melelahkan sekaligus tak terlupakan.

View ke arah pulau-pulau yang dikelilingi oleh lautan tenang

Senin pagi... 23 Desember 2013, barulah terlihat langit cerah nan biru... begitu indah panorama alam Sabang... Satu hal yang pasti, melihat dengan mata sendiri jauh lebih indah dibandingkan melihat dengan menggunakan kamera, walau merk dan tipe terbagus sekalipun (tak tertandingi deh pokonya). Hamparan laut biru dan toska ditambah kilatan pasir putih, terumbu karang yang eksotis... benar-benar perpaduan yang begitu memikat...


pantai Sumur Tiga

 pantai kasih - Sabang Fair

pantai Sumur Tiga

Namun sayangnya kami tak bisa berlama-lama... pukul 12.00 WIB sudah harus berada di pelabuhan Balohan untuk mengantri. Hmm... secara keseluruhan ini merupakan perjalanan yang sungguh luar biasa... survey yang begitu menyenangkan dalam paket komplit pastinya J 

perjalanan pulang dari Balohan menuju Ulee Lheu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar